1. KRATON KASUNANAN
Didirikan oleh Pakubuwono II tahun 1675. Selain sebagai simbol pusat budaya Jawa, didalamnya terdapat galeri yang menyimpan benda-benda kuno bersejarah antara lain kereta kencana, keris, wayangkulit. Dibagian depan terdapat sebuah bangunan "panggungsonggobuwono" yang konon merupakan tempat bersemedi raja untuk bertemu dengan penguasa laut selatan (Ratu Roro Kidul)
2. ISTANA MANGKUNEGARAN
Didirikan oleh Raden Mas Said yang lebih dikenal sebagai Pangeran Sambernyowo pada tahun 1757 setelah penandatanganan perundingan Salatiga pada tanggal 13 maret 1757. Selain sebagai simbol pusat budaya Jawa, didalam puro Mangkunegaran juga terdapat Musium penyimpanan benda-benda bersejarah dengan nilai seni tinggi seperti perhiasan untuk menari dari emas murni, topeng dari berbagai daerah dan gamelan.
3. KEBUN BINATANG JURUG
Sebuah taman rekreasi yang terletak ditepi Bengawan Solo, selain habitat hewan, taman ini dilengkapi juga dengan fasilitas hiburan yang cukup representatif seperti Aquarium raksasa dan bangunan seni keronc
4. TAWANGMANGU
Tawangmangu yang terletak di Karanganyar merupakan tempat wisata alam yang asri di lereng Gunung Lawu. Keindahan alam berpadu dengan kesejukan udaranya membuat tempat ini banyak dikunjungi wisatawan. Beberapa tempat yang sangat pantas dijadikan tujuan wisata di kawasan ini maupun sekitarnya antara lain Grojogan Sewu (air terjun alami), Cemara Sewu perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur), kawasan perbukitan Tlagadlingo, taman hiburan, Pasar Tradisional Tawangmangu, bumi perkemahan dan kebun bunga.
5. SEKATEN
Sekaten adalah upacara tradisional yang diselenggarakan tiap tahun pada bulan Maulud untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad. Sejarah Sekaten dimulai sejak lebih 500 tahun yang lalu, untuk pertama kalinya pada tahun 1478 pada masa pemerintahan kerajaan Demak. Puncak acara dari perayaan Sekaten adalah keluarnya sepasang gunungan dari Masjid Agung seusai didoakan oleh ulama keraton. Banyak orang percaya bahwa siapapun yang mendapatkan gunungan, biarpun sedikit akan dikarunai kemakmuran dan kebahagiaan. Beberapa hari menjelang dibukanya Sekaten, dilaksanakan pesta rakyat yang berlangsung selama dua minggu
6. SYURO
Setiap 1 Syuro diadakan kirab pusaka di Puro Mangkunegaran yang dimulai pukul 19.00. Sedangkan di Kraton Surakarta kirab pusaka dimulai pada pukul 24.00. Barisan terdepan kirab adalah kerbau bule keramat yang disebut Kyai Slamet, yang kemudian diikuti oleh abdi dalem dan prajurit Keraton. Upacara ini telah berlangsung lebih dari 250 tahun, berawal dari tahun 1633 ketika kerajaaan Mataram dipimpin oleh Sultan Agung, salah satu raja Jawa yang paling populer.
7. SYAWALAN
Perayaan syawalan dimulai 1 hari setelah Hari raya Idul Fitri, diselenggarakan di Taman Jurug yang terletak ditepi bengawan Solo. Ribuan orang menghadiri perayaan ini untuk memperoleh ketupat yang dibagikan. Beberapa pertunjukan tradisionil diselenggarakan seperti dangdut, keroncong dan seni-seni tradisionil
8. SRIWEDARI
Salah satu obyek wisata lain yang terkenal adalah taman Sriwedari. Taman ini selain menyuguhkan kesenian Wayang Orang setiap malam, juga dilengkapi sarana permaian anak yang memadai. Disekitarnya terdapat Pujasari (kompleks jajanan sarwo asri) menghadirkan makanan dan berbagai cinderamata khas Solo